HUMOR
Cerita Lucu
Kamis, 03 Mei 2012
Suami Lebih Sayang Anak Ketimbang Istri
Baru-baru ini ada lembaga survey amatiran yang bernama LSITK (Lembaga Survey Independen Tanpa Kepentingan) mengklaim telah menemukan fakta unik dalam rumah tangga. Menurut data dan fakta yang mereka peroleh, bahwa ketika pasangan suami istri yang awalnya saling mencintai, kemudian telah dikaruniai seorang anak, maka suami bakal berkurang cintanya pada si istri. Karena suami lebih cinta kepada si b
Kamis, 03 Mei 2012
Kekuatan Negosiasi: Melamar Anak Bill Gates
Ayah : "Anakku, aku ingin kamu menikah dengan wanita pilihan Ayah!"Anak : "Maaf, Ayah! Aku hanya akan menikah dengan wanita pilihanku sendiri."Ayah : "Tapi, Anakku, Wanita ini adalah anaknya Bill Gates..."Anak : "Ah, Serius, Yah? Kalo gitu, Ok, deh!"
Hari berikutnya, Sang ayah mendekati Bill GatesAyah : "Saya telah memilihkan calon suami untuk anakmu..."Bill Gates : "Tapi, anakku masih terlalu mud
Kamis, 03 Mei 2012
Menjadi Pelajaran Di Masa Datang
Seorang terpidana mati ditanya oleh petugas pelaksana eksekusi, "Apa keinginan terakhir Anda?"
Sang terpidana menjawab, "Saya hanya berharap agar hukuman ini bisa menjadi pelajaran bagi saya dan bisa membuat saya kapok dari melakukan kejahatan lagi di masa yang akan datang."
Kamis, 03 Mei 2012
Himbauan Untuk Para Pemudik
Para pemudik sudah mulai berangkat pulang kampung sejak H-7 untuk itu yang berwenang telah memberikan himbauan penting kepada para pemudik.
Dan berikut himbauannya :
1. Jika menggunakan transportasi pesawat terbang atau kapal laut diharapkan tidak turun di tengah perjalanan. Hal ini dikarenakan pilot atau nahkodanya pasti akan marah besar.
2. Jika anda menggunakan transportasi bus pastikan wujud
Rabu, 02 Mei 2012
Berharap Dapat Jodoh
Panji sedang berjalan berdua dengan Shinta, seorang wanita cantik yang dia sayangi.
Setelah berjalan-jalan kemudian mereka berdua istirahat di sebuah taman kota.
Panji : "Neng, Panji berharap hari ini Tuhan mau membuka tangannya untuk Panji."
Shinta : "Buat apa, berharap seperti itu?"
Panji : "Agar bisa segera menyerahkan eneng untuk Panji"
Shinta : "Maksudnya ?"
Panji : "Jodoh kan di tangan

